Thursday, June 12, 2008

Apa Kata Hati ...

Apa Kata Hati …
Tahun 1996
menemukan kita pertama kali
Naluri Lelaki membuatkan ku ingin dekati
Ungkapan Dua Dunia tiada wujud di hati

Apa Kata Hati …
Lirikan matamu yang Paling Seksi
Gerak langkahmu seakan Elite G.I.G
Ooh La La! … kaulah idola lelaki

Apa Kata Hati …
Wajahmu berseri Bagaikan Puteri
Kaulah Teman Tapi Mesra lagi
Inikah Cinta namanya di hati?

Apa Kata Hati …
Tempatmu selalu ku kunjungi
Berulang kali setiap hari
Tiada rasa jemu di hati

Apa Kata Hati …
Semakin lama kau ku kenali
Semakin dekat rasa di hati
Adakah kau yang ku cari?

Apa Kata Hati …
Tahun 1999 memisahkan kita pertama kali
Tak Ku Duga kau ingin menyendiri
Adakah salah ku sendiri?

Apa Kata Hati …
Tahun 2000 kau Pulang Kembali
Mengubati Ruang Rindu di hati
Tiada terkata riangnya hidup ini

Apa Kata Hati …
Tahun 2001 kau pergi buat kedua kali
Asyik tertanya-tanya diriku ini
Apakah aku yang bersalah lagi?

Apa Kata Hati …
Pinta doaku buat saban hari
Tolong Jangan Pisahkan kami
Kaulah Segalanya di hati

Apa Kata Hati …
Setelah 7 tahun kau menyepi
11 Januari 2008 baru kau kembali
Kaulah hadiah terbaik di hari jadi

Apa Kata Hati …
Setelah wajahmu dapat ku tatapi
Suaramu membuaiku berulang kali
Kaulah yang paling memahami

Apa Kata Hati …
Bertahun lamanya baru ku mengerti
Takkan Ada Cinta di dalam hati
Hanya sayang terpendam selama ini

Apa Kata Hati …
Baru 4 bulan kita mula meniti
Kasih Tercipta ini terputus kembali
Tamparan katamu mengguris hati

Apa Kata Hati …
Dewi bukannya ‘Dealova’ yang ku mimpi
Percayalah … bukan Dia yang ku nanti
Hanya Kau yang terpahat di hati

Apa Kata Hati …
Sekian lama ku selami
Akhirnya baru ku sedari
Semua ini salah diriku sendiri

Apa Kata Hati …
Andai Ku Tahu kesudahannya begini
Takkan ku curah segala emosi
Ku rela pendam semuanya di hati

Apa Kata Hati …
Hancur sudah hatimu dilukai
Ternyata aku bukan baik hati
Ku MohonMaafkan diriku ini

Apa Kata Hati …
Sebulan sudah tiada kau hubungi
Teringin sungguh ku ulangi
Kenangan Terindah di bulan Januari

Apa Kata Hati …
Kemana saja langkahku pergi
Bayanganmu sentiasa di sisi
Perpisahan ini amat pilu sekali

Apa Kata Hati …
Teringin sekali kau ku dakapi
Wajahmu ingin ku tatapi
Buat kali terakhir sekali

Apa Kata Hati …
Setiap detik … setiap hari
Tiada rasa dapat menandingi
Kekesalan yang tersemat di hati

Apa Kata Hati …
Belaian Jiwa menghantui diri
Perit rasanya hidup sebegini
Mampukah aku bertahan lagi?

Apa Kata Hati …
Ternyata Aku Bukan Untukmu lagi
Bukan Diriku yang kau senangi
Biarpun hanya sebagai teman sejati

Apa Kata Hati …
Berhenti Berharap diri ini
My Heart akan ku bawa pergi
Bersama Kekasih Gelapku sendiri

Apa Kata Hati …
Kini ku hanya Menghitung Hari
Mana tahu … Mungkin Nanti
Kesalahanku bakal kau maafi

Apa Kata Hati …
Semua Tentang Kita tiada bererti lagi
Atas Nama Cinta ku melepaskan kau pergi
Pergilah Sayang … ku merelakan semua ini

Apa Kata Hati …
Setelah 12 tahun lamanya kita harungi
Terpaksa jua ku ucapi kata-kata ini
Salam Terakhir buat kau yang disayangi

Apa Kata Hati …
Sebelum kakiku melangkah pergi
Izinkan Ku pinta terakhir sekali
Biarlah Rahsia epilog Cinta ini

Apa Kata Hati …
Tak Sanggup ku Terlalu Cinta lagi
Hati Ini tiada terdaya lagi
Vida’ kini tiada bernyawa lagi

Apa Kata Hati …
I’m Sorry Goodbye adalah realiti
Takkan terjawab soalan di hati

Bisakah aku bertemu ‘Destiny’?

No comments: